Cari Blog Ini

Minggu, 20 Mei 2012

Optimis Singkirkan Inggris


JAKARTA – Persiapan tim Thomas Indonesia melawan Inggris di putaran final Piala Thomas 2012, semakin matang. Mengawali pertarungan pertamanya melawan Inggris, Indonesia memiliki dua misi penting sebelum menantang Cina. Ya, pertemuan melawan tim benua eropa ini, akan dimanfaatkan sebagai penyesuaian kondisi lapangan di malam hari.

Bahkan, juga jadi pemanasan jelang pertemuan dengan juara bertahan Cina. Pertarungan perdananya ini, akan dimanfaatkan dengan baik dengan raihan kemenangan yang merupakan harga mati jika ingin lolos ke delapan besar. Melihat kekuatan diatas kertas, tim Indonesia lebih unggul baik di sektor tunggal maupun ganda putra. Jika sukses mengandaskan Inggris di Wuhan Sports Gymnastic Center, malam ini, satu tiket sebagai runner up grup telah di genggam oleh skuad merah putih.

“Para pemain sudah siap dan mental juga semakin matang. Yang penting, kita yakin bisa mengalahkan Inggris,” kata Manajer Tim Thomas-Uber Indonesia Mohammad Feriansyah. “Kami optimistis bisa lolos ke babak delapan besar dengan pertemuan dengan kedua tim ini," sambungnya.

Menang atas Inggris jadi syarat mutlak bagi Indonesia jika ingin melangkah ke perempat final. Sebab, pasti tak mudah menggeser Cina yang sangat dijagokan bakal kembali jadi juara. Peluang menang atas Inggris jelas terbuka. Dan, Indonesia memang harus habis-habisan menggilas Inggris karena dari setiap grup cuma 2 tim yang berhak melaju ke perempat final.

Peringkat 19 dunia Rajiv Ouseph, kemungkinan menjadi andalan Inggris dan akan bertemu Simon Santoso yang kali ini menjadi tunggal pertama Indonesia. Head to head Simon dan Ouseph adalah 2-0 untuk keunggulan Simon. Tapi, karena ini turnamen beregu, rekor itu tak mutlak jadi patokan. Banyak faktor lain dan semua bisa berubah di lapangan.

Sedangkan, Taufik Hidayat selaku peraih olimpiade 2004 di Athena, merupakan satu-satunya skuad tersisa saat Indonesia juara piala Thomas terakhir kali pada 2002 di GuangZhou, China. Setelah itu, perjuangan Merah Putih tidak henti-hentinya menuai kegagalan. Namun, harapan meraih prestasi tertingi di ajang tersebut, ingin diulang kembali di tahun ini.

Pada sektor ganda putra, pasukan Merah Putih juga masih diunggulkan. Memiliki banyak kombinasi pasangan untuk diturunkan, kemungkinan akan meraih kemenangan dengan mudah. Apalagi, pasangan Mohammad Ahsan/Bona Septano yang merupakan satu-satunya wakil ganda putra di Olimpiade London 2012 nanti, menjadi andalan pertama. Selain itu, pasangan peraih emas Olimpiade Beijing 2008, Markis Kido/Hendra Setiawan juga masih diandalkan di sektor ini. Alvent Yulianto Chandra dan Rian Agung Saputro pun turut memperkuat tim Indonesia.

Jika melihat daftar pemain inti tim Thomas Inggris, mereka kemungkinan besar akan mengandalkan pasangan Chris Adcock/Andrew Ellis yang kini bertengger di peringkat 23 dunia. “Sejauh ini pasangan Kido/Hendra memiliki track record yang imbang melawan Adcock/Ellis. Namun pasangan Ahsan/Bona belum pernah bertemu mereka, begitu juga pasangan kombinasi kita yang lain, jadi lawan belum tahu kekuatannya.” Kata pelatih ganda putra tim Thomas Herry Iman Pierngadi.

Dia juga mengatakan bahwa kesiapan dan kondisi terakhir atlet juga menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan susunan tim yang diturunkan. Siapa yang paling siap, dialah yang akan dipilih untuk membela tim Indonesia. Persiapan matang, kekompakan tim, dan amunisi yang cukup niscaya jadi senjata ampuh tim untuk berjuang merebut kembali supremasi bulutangkis Indonesia. (raikhul amar)


Prediksi Pertandingan :
Simon Santoso - Rajiv Ouseph
Bona Septano/Muhammad Ahsan – Chris Adcock/Andrew Ellis
Taufik Hidayat – Ben Beckman
Markis Kido/Hendra Setiawan – Chris Langridge/Peter Mills
Tommy Sugiarto - Toby Penty

Beberapa Pertemuan Indonesia vs Inggris di Piala Thomas:
Perempat Final Piala Thomas 2008          : Indonesia 3-0 Inggris
Babak Penyisihan Piala Thomas 2000      : Indonesia 5-0 Inggris
Babak Penyisihan Piala Thomas 1996      : Indonesia 5-0 Inggris
Babak Penyisihan Piala Thomas 1990      : Indonesia 5-0 Inggris
Babak Penyisihan Piala Thomas 1984      : Indonesia 3-2 Inggris

Tidak ada komentar:

Posting Komentar