LOS ANGELES – San
Antonio Spurs menjadi tim pertama yang lolos ke final NBA Playoff Wilayah
Barat. Unggulan pertama Wilayah Barat itu lolos setelah mengalahkan Los Angeles
Clippers 102-99 di Steples Center, California, kemarin. Kesuksesan ini
sekaligus memantapkan kemenangan mereka menjadi 4-0.
Meski bermain di markas Clippers, skuad asuhan Greg Popovich
bermain sangat cemerlang. Tim Duncan menjadi bintang Spurs dengan torehan 21
poin dan sembilan rebound. Pencapaiannya itu sekaligus membuatnya meraih poin
tertinggi untuk timnya. Sedangkan, Tony Parker turut mempesembahkan 17 angka
untuk kemenangan Spurs.
“Sangat menyenangkan bisa memastikan permainan dengan
secapat ini," kata Duncan dilansir sportyahoo.
“Kita lebih bagus dan memiliki pengalaman yang baik dari lawan. Pengalaman sangat
di butuhkan untuk pemain muda kita. Kami sudah melalui banyak pertempuran.
Tapi, hasil ini sngat bagus dengan memiliki tim dalam situasi seperti ini bisa
tampil cemerlang,” sambungnya.
Meski demikian, kesuksesan ini dinilai sangat baik oleh
Popovic untuk melanjutkan tren positif di laga final. Kini, Spurs tingal
menunggu lawannya di Laga pamungkas wilayah barat antara Oklahoma City Thunder
dengan Los Angeles Lakers yang masih bertarung memperebutkan satu tiket final
yang tersisa.
Terbukti, selama perjalananya di babak playoff, Spurs belum
menderita satu pun kekalahan (8-0). Pencapaiannya ini, menjadi tim ketiga dalam
sejarah NBA yang mampu melakukan pertandingan tanpa kekalahan selama
perjalananya di babak playoff.
Hasil ini sangat berbeda dengan tahun lalu.
Ketika itu, Spurs menyerah di babak awal Playoff setelah tersingkir dari
Memphis Grizzlies. Ini membuat sang pelatih merasa percaya diri kekuatan
timnya sangat mungkin meraih hasil maksimal di musim ini. Bahkan, kesuksesan
Spurs melaju ke final ini, merupakan kemenangan yang ke-18 secara beruntun.
Juara NBA empat kali itu, sangat berharap bisa kembali
menjadi yang terbaik pada musim ini. Spurs terakhir kali memegang predikat
terbaik di Amerika pada 2007 lalu. Sehingga, bisa melangkah ke babak final
merupakan hasil kerja keras para pemainnya yang bisa memberikan pencapaian
terbaik untuk spurs.
Sedangkan di kubu tuan rumah, penampilan Chris Paul yang
mendulang poin tertinggi di pertandingan tersebut dengan 23 poin dan 11 Assist,
tidak berdaya dengan ketangguhan pasukan Spurs. Bahkan, Blake Griffin yang
mendapatkan jahitan di bibirnya setelah bertabrakan dengan Manu Ginobili, juga
menyumbangkan 21 poin dan lima rebounds
“Saya tidak melihat Blake setiap hari. Tapi, saya tahu dia
seorang pemain yang memiliki komitmen, keras hati, dan memiliki kemampuan
pekerja keras,” kata popovic. “Dia ingin menjadi pemain besar di Nba. Suatu
hari, dia akan cocok dengan kemampuan fisiknya,” sambungnya.
Namun, pencapaiannya itu belum bisa membantu timnya dari
kekalahan. Sehingga, kekelahan ini memaksa perjalanan Clippers terhenti dari
perebutan gelar NBA musim ini. Tersingkirnya Clippers di babak semifinal ini,
dimaklumi pelatih Clippers Vinny Del
Negro. Dia menyadari kekuatan Spurs dengan pemain
berpengalamannya, membuat perbedaan di lapangan. Sehingga, Clippers harus
menunda untuk meraih gelar pertamanya di NBA musim ini.
“Saya mengatakan kepada para pemain, kekalahan ini akan
sangata sakit di hati,” kata Del Negro.
“Saya sebenarnya mengharapkan lebih dari hasil ini. Tapi, kerja
keras para pemain kita sudah melakukan yang terbaik,”
sambungnya. (raikhul amar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar