Cari Blog Ini

Senin, 21 Mei 2012

Dominasi Spurs


LOS ANGELES – San Antonio Spurs menjadi tim pertama yang lolos ke final NBA Playoff Wilayah Barat. Unggulan pertama Wilayah Barat itu lolos setelah mengalahkan Los Angeles Clippers 102-99 di Steples Center, California, kemarin. Kesuksesan ini sekaligus memantapkan kemenangan mereka menjadi 4-0.

Meski bermain di markas Clippers, skuad asuhan Greg Popovich bermain sangat cemerlang. Tim Duncan menjadi bintang Spurs dengan torehan 21 poin dan sembilan rebound. Pencapaiannya itu sekaligus membuatnya meraih poin tertinggi untuk timnya. Sedangkan, Tony Parker turut mempesembahkan 17 angka untuk kemenangan Spurs.

“Sangat menyenangkan bisa memastikan permainan dengan secapat ini," kata Duncan dilansir sportyahoo. “Kita lebih bagus dan memiliki pengalaman yang baik dari lawan. Pengalaman sangat di butuhkan untuk pemain muda kita. Kami sudah melalui banyak pertempuran. Tapi, hasil ini sngat bagus dengan memiliki tim dalam situasi seperti ini bisa tampil cemerlang,” sambungnya.

Meski demikian, kesuksesan ini dinilai sangat baik oleh Popovic untuk melanjutkan tren positif di laga final. Kini, Spurs tingal menunggu lawannya di Laga pamungkas wilayah barat antara Oklahoma City Thunder dengan Los Angeles Lakers yang masih bertarung memperebutkan satu tiket final yang tersisa.
Terbukti, selama perjalananya di babak playoff, Spurs belum menderita satu pun kekalahan (8-0). Pencapaiannya ini, menjadi tim ketiga dalam sejarah NBA yang mampu melakukan pertandingan tanpa kekalahan selama perjalananya di babak playoff. 

Hasil ini sangat berbeda dengan tahun lalu. Ketika itu, Spurs menyerah di babak awal Playoff setelah tersingkir dari Memphis Grizzlies. Ini membuat sang pelatih merasa percaya diri kekuatan timnya sangat mungkin meraih hasil maksimal di musim ini. Bahkan, kesuksesan Spurs melaju ke final ini, merupakan kemenangan yang ke-18 secara beruntun.

Juara NBA empat kali itu, sangat berharap bisa kembali menjadi yang terbaik pada musim ini. Spurs terakhir kali memegang predikat terbaik di Amerika pada 2007 lalu. Sehingga, bisa melangkah ke babak final merupakan hasil kerja keras para pemainnya yang bisa memberikan pencapaian terbaik untuk spurs.

Sedangkan di kubu tuan rumah, penampilan Chris Paul yang mendulang poin tertinggi di pertandingan tersebut dengan 23 poin dan 11 Assist, tidak berdaya dengan ketangguhan pasukan Spurs. Bahkan, Blake Griffin yang mendapatkan jahitan di bibirnya setelah bertabrakan dengan Manu Ginobili, juga menyumbangkan 21 poin dan lima rebounds

“Saya tidak melihat Blake setiap hari. Tapi, saya tahu dia seorang pemain yang memiliki komitmen, keras hati, dan memiliki kemampuan pekerja keras,” kata popovic. “Dia ingin menjadi pemain besar di Nba. Suatu hari, dia akan cocok dengan kemampuan fisiknya,” sambungnya.

Namun, pencapaiannya itu belum bisa membantu timnya dari kekalahan. Sehingga, kekelahan ini memaksa perjalanan Clippers terhenti dari perebutan gelar NBA musim ini. Tersingkirnya Clippers di babak semifinal ini, dimaklumi pelatih Clippers Vinny Del Negro. Dia menyadari kekuatan Spurs dengan pemain berpengalamannya, membuat perbedaan di lapangan. Sehingga, Clippers harus menunda untuk meraih gelar pertamanya di NBA musim ini.

“Saya mengatakan kepada para pemain, kekalahan ini akan sangata sakit di hati,” kata Del Negro. “Saya sebenarnya mengharapkan lebih dari hasil ini. Tapi, kerja keras para pemain kita sudah melakukan yang terbaik,” sambungnya. (raikhul amar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar