Cari Blog Ini

Selasa, 22 Mei 2012

LAKERS TERSINGKIR


OKLAHOMA CITY – Bintang Los Angeles Lakers Kobe Bryant, harus tertunduk lesu setelah tim kebanggannya tersingkir dari babak play off NBA. Melawan pasukan muda Oklahoma City Thunder pada game ke-5, Lakers menyerah 106-90 di Chesapeake Energy Arena, kemarin.

Padahal, Guard Lakers itu bermain trengginas pada pertandingan tersebut. Buktinya, Bryant menciptakan 42 poin dan lima rebounds selama empat kuarter. Meski tampil agresif, dia seperti bermain basket sendiri dan tidak adanya kerja sama yang apik dengan rekan setimnya. Ini yang membuat perjungannya tampak sia-sia karena Lakers mengalamai kekalahan yang keempat (1-4).

Itu yang kita lakukan. Kami melakukan rotasi dan itulah hasil pencapaian yang kita buat,” kata Bryant dilansir espn. “Anda harus percaya dengan pasukan yang bermain di sana untuk menjaga pertahanan di belakang,” lanjut Bryant mengomentari dirinya diistirahatkan saat waktu krusial di kuarter keempat.

Pebaskasket berusia 33 tahun itu, sangat terpukul melihat  perjuangan rekan-rekannya terlihat tak berarti. Walaupun Byant terlihat bermain sendiri, dia menyangkal bahwa kekuatan Lakers sudah dikeluarkan seluruh kemampuannya. Tapi, Bryant mengakui bahwa permainan Thunder lebih baik dari Lakers.

Ketika pelatih Lakers Mike Brown mengistirahatkan Bryant pada kuarter keempat, sempat membuat Lakers kehilangan kendali. Bahkan, Thunder memanfaatkan peluang tersebut dengan mendulang banyak poin. Padahal, Lakers pada tiga kuarter awal, mampu mengimbangi tuan rumah. Namun, Thunder menggila dan menjauhkan jarak dari Lakers.

“Saya harus bisa mengistirahatkan kobe (Bryant) beberapa menit disini,” ujar Brown. “Kami tidak melakukan pekerjaan dengan baik menanganinya saat dia duduk di bangku cadangan. Kami gagal pada titik permainan dengan baik,” sambungnya.

Yang jelas, ini merupakan kegagalannya yang kedua secara beruntun Lakers harus tersingkir di babak semifinal playoff NBA. Pada 2010 lalu, Bryant dkk juga tersingkir di babak yang sama setelah di kalahkan Dallas Mavericks empat pertandingan langsung (0-4).

Sedangkan dipihak Thunder, mereka sangat senang dengan pencapaian timnya bisa meraih kemenangan dengan hanya melakukan lima game. Ini berkat dua bintangnya Kevin durant dan Russell Westbrooks yang dikombinasikan menciptakan 52 poin dan 13 rebounds di pertandingan terakhirnya melawan Lakers.
Namun, kesuksesan ini berkat Durant yang tampil mempesona dengan raihan double-double 25 poin dan 10 rebound. Dia berhasil membuat fans Thunder yang menyaksikan langsung didalam maupun diluar stadion, histeris gembira setelah memastikan satu tiket final.

"Kami tahu ini merupakan waktu yang paling penting dari permainan, terutama dalam pertandingan ketat seperti ini,” imbuh Durant. “Saya merasa kami bermain tetap tenang selama keempat kuarter itu. Dengan ketenangan, kami bermain dengan baik,” ucapnya.

Yang pasti, lolosnya Thunder ke babak final wilayah timur merupakan yang kedua secara beruntun setelah musim lalu mereka juga melangkah kebabak yang sama. Namun saat itu, Durant cs harus takluk dari tangan juara bertahan Mavericks. Kini, pencapaian ini membuktikan Thunder layak menjadi tim yang diperhitungkan di NBA musim ini.

Pada babak final, Thunder sudah ditunggu San Antonio Spurs yang sehari sebelumnya menghancurkan Los Angeles Clippers dengan 4-0. Sehingga, dua tim terbaik ini akan saling bertempur di babak pamungkas untuk menjadi yang terkuat di wilayah barat. Tapi, Spurs akan memiliki keuntungan terlebih dulu, karena memainkan pertandingan pertama di markas mereka AT&T Center, San Antonio, Texas, Minggu (27/5). (raikhul amar)
     1             2             3            4          Total
LAL         21           30           26           13           90
OKC        26           28           29           23          106
    FG         3Pt          FT         Reb        Ast
LAL        .453        .182        .769         35           12
OKC       .467        .231        .760         51           20

Senin, 21 Mei 2012

Lorenzo Puncaki Moto GP


LE MANS – Pembalap asal Spanyol Jorge Lorenzo, merajai sikuit Le Mans yang diguyur hujan, minggu (20/5). Ini merupakan kemenangan ke tiga Lorenzo selama karirnya di GP Prancis.

Kesuksesan juara dunia 2010 ini, sekaligus mencatakan raihan gelar menjadi dua di musim ini. Sebelumnya, pada pembukaan Moto GP di Losail, Qatar, Lorenzo sukses meraih trophy pertamanya. Kini, dengan torehan dua kali jura dan dua kali runner up, membuatnya sementara meraih posisi puncak klasemen pembalap. 

Bagi lorenzo, kemenangan ini sangat berarti, sebab membawanya sebagai pemuncak lomba sebelum melanjutkannay di kotanya sendiri, Barcelona,(3/6). kini, Lorenzo memiliki 90 poin setelah empat balapan. Sedangkan, Stoner baru mengoleksi 82 poin dan Dani Pedrosa yang menempati posisi keempat pada lomba, bertengger di peringkat ketiga dengan 65 poin.

“Rasa kemenangan ini sangat manis. Dalam keadaan kering pasti rumit. Bahkan, dengan keadaan basah balapan lebih berat,” kata Lorenzo. “Tetapi, kemenangan di Perancis ini sangat fantastis. Saya terus berkonsentrasi karena lintasan ternyata sangat licin. Pencapaian ini sangat bagus bisa dilakukan didepan semua fans di sini,” sambungnya.

Pria berusia 25 tahun ini, telah mencatatkan kemenangan yang ke-19 di MotoGP secara keseluruhan. Pada lomba, dia berhasil mencapai finish di depan pembalap Italia Valentino Rossi yang memacu Ducati. Sedangkan, Juara bertahan Casey Stoner hanya mampu menempati posisi ketiga. 

Bagi Stoner, yang sebelumnya mengejutkan semua orang saat mengumumkan akan pensiun pada akhir musim ini pada usia 26 tahun, mengaku balapan tersebut merupakan balapan yang berat. Dia harus berjibaku memperebutkan posisi runner up melawan Rossi. Namun, kerja kerasnya sia-sia setelah harus mengakui kecepatan Ducati.
 
"Bukan hari terbaik bagi kami,” kata Stoner. “Kami berjuang dengan susah payah. Saya sudah mengeluarkan segenap kemampuan saya pada pertengahan balapan ini, tapi kemudian kami kehilangan penguasaan dan saya harus terus berusaha dan mempertahankannya. Tapi, saya sangat senang dengan meraih posisi ketiga.” lanjutnya pembalap Repsol Honda itu.

Sedangkan, Rossi yang mampu naik podium kedua merupakan kesuksesan pertamanya musim ini. Baginya, sirkuit LeMans sangat berarti untuknya selama menukangi Ducati. Pasalnya, tahun lalu pembalap asal Italia ini, juga naik podium dengan berada di posisi ketiga

Kali ini, Rossi berhasil menempati posisi runner-up dengan mengalahkan Stoner di beberapa lap terakhir pada lomba. Juara dunia tujuh kali ini, semakin percaya diri dengan pencapaianya untuk mempersiapkan lomba selanjutnya dua pekan mendatang di GP Spanyol.

“Saya ingin berbuat lebih baik dari tahun lalu. jadi, saya mencoba untuk tetap tenang dan kemudian mendorong lebih keras,” kata Rossi. “Saya dan semua tim senang bisa berada di podium. Saya berharap ini bisa berlanjut di lomba-lomba selanjutnya,” sambungnya. (raikhul amar)

Dominasi Spurs


LOS ANGELES – San Antonio Spurs menjadi tim pertama yang lolos ke final NBA Playoff Wilayah Barat. Unggulan pertama Wilayah Barat itu lolos setelah mengalahkan Los Angeles Clippers 102-99 di Steples Center, California, kemarin. Kesuksesan ini sekaligus memantapkan kemenangan mereka menjadi 4-0.

Meski bermain di markas Clippers, skuad asuhan Greg Popovich bermain sangat cemerlang. Tim Duncan menjadi bintang Spurs dengan torehan 21 poin dan sembilan rebound. Pencapaiannya itu sekaligus membuatnya meraih poin tertinggi untuk timnya. Sedangkan, Tony Parker turut mempesembahkan 17 angka untuk kemenangan Spurs.

“Sangat menyenangkan bisa memastikan permainan dengan secapat ini," kata Duncan dilansir sportyahoo. “Kita lebih bagus dan memiliki pengalaman yang baik dari lawan. Pengalaman sangat di butuhkan untuk pemain muda kita. Kami sudah melalui banyak pertempuran. Tapi, hasil ini sngat bagus dengan memiliki tim dalam situasi seperti ini bisa tampil cemerlang,” sambungnya.

Meski demikian, kesuksesan ini dinilai sangat baik oleh Popovic untuk melanjutkan tren positif di laga final. Kini, Spurs tingal menunggu lawannya di Laga pamungkas wilayah barat antara Oklahoma City Thunder dengan Los Angeles Lakers yang masih bertarung memperebutkan satu tiket final yang tersisa.
Terbukti, selama perjalananya di babak playoff, Spurs belum menderita satu pun kekalahan (8-0). Pencapaiannya ini, menjadi tim ketiga dalam sejarah NBA yang mampu melakukan pertandingan tanpa kekalahan selama perjalananya di babak playoff. 

Hasil ini sangat berbeda dengan tahun lalu. Ketika itu, Spurs menyerah di babak awal Playoff setelah tersingkir dari Memphis Grizzlies. Ini membuat sang pelatih merasa percaya diri kekuatan timnya sangat mungkin meraih hasil maksimal di musim ini. Bahkan, kesuksesan Spurs melaju ke final ini, merupakan kemenangan yang ke-18 secara beruntun.

Juara NBA empat kali itu, sangat berharap bisa kembali menjadi yang terbaik pada musim ini. Spurs terakhir kali memegang predikat terbaik di Amerika pada 2007 lalu. Sehingga, bisa melangkah ke babak final merupakan hasil kerja keras para pemainnya yang bisa memberikan pencapaian terbaik untuk spurs.

Sedangkan di kubu tuan rumah, penampilan Chris Paul yang mendulang poin tertinggi di pertandingan tersebut dengan 23 poin dan 11 Assist, tidak berdaya dengan ketangguhan pasukan Spurs. Bahkan, Blake Griffin yang mendapatkan jahitan di bibirnya setelah bertabrakan dengan Manu Ginobili, juga menyumbangkan 21 poin dan lima rebounds

“Saya tidak melihat Blake setiap hari. Tapi, saya tahu dia seorang pemain yang memiliki komitmen, keras hati, dan memiliki kemampuan pekerja keras,” kata popovic. “Dia ingin menjadi pemain besar di Nba. Suatu hari, dia akan cocok dengan kemampuan fisiknya,” sambungnya.

Namun, pencapaiannya itu belum bisa membantu timnya dari kekalahan. Sehingga, kekelahan ini memaksa perjalanan Clippers terhenti dari perebutan gelar NBA musim ini. Tersingkirnya Clippers di babak semifinal ini, dimaklumi pelatih Clippers Vinny Del Negro. Dia menyadari kekuatan Spurs dengan pemain berpengalamannya, membuat perbedaan di lapangan. Sehingga, Clippers harus menunda untuk meraih gelar pertamanya di NBA musim ini.

“Saya mengatakan kepada para pemain, kekalahan ini akan sangata sakit di hati,” kata Del Negro. “Saya sebenarnya mengharapkan lebih dari hasil ini. Tapi, kerja keras para pemain kita sudah melakukan yang terbaik,” sambungnya. (raikhul amar)

Minggu, 20 Mei 2012

London Membiru


LONDON -  Keberhasilan Chelsea mencatatkan diri sebagai jawara baru Liga Champions setelah menghempaskan Bayern Munchen, 1-1 (4-3) di Alianz Arena,(19/5), membuat kota London membiru. Pesta Parade pun di gelar The Blues, julukan Chelesea, mengelilingi wilayah Fulham.

Pencapaian Chelsea di Liga Champions musim ini, merupakan gelar perdana dan pertama kalinya klub ibu kota Inggris itu mengangkat Piala bergengsi di Eropa. Suka cita yang dirasakan para punggawa The Blues, terlihat membahana. Apalagi, Parade perayaan itu bisa membirukan kota London yang sekaligus mencatatkan sejarah menggelar pesta terbesar

Prosesi perayaan ini dimulai dari pintu masuk barat stadion Stamford Bridge. Rombongan The Blues langsung menyusuri jalan ke arah timur sepanjang Jalan Fulham dan belok kanan ke Hortensia Road. Setelah itu, mereka menyusuri King's Road dan New Road King. Disana, Frank Lampard dkk yang berada di atas bus yang tidak menggunakan atap berhenti untuk berpesta bersama para fans selama kurang lebih 30 menit di El Brook Common. Parade berakhir di Parsons Green.

Kemenangan Chelsea di pentas benua biru ini, disambut hangat oleh penduduk kota London. Selama mengelilingi sekitar London Barat, fans The Blues turut hadir dan meramaikan susasan sepanjang jalan-jalan yang dilintasi bus tersebut.
 
Menurut Anggota Dewan Nick Botterill, wakil pemimpin otoritas, dia sangat mendukung penuh parade dilakukan di daerah sekitarnya. Sebab, ini merupakan sejarah baru bagi kota London yang merayakan pesta untuk pertama kalinya dalam 57 tahun Liga Champions di adakan.

“Ini akan teringat selamanya sebagai tahun dimana The blues meraih mimpi di tingkat Eropa. Chelsea mencatatkan sejarah dengan raihan Liga Champions dan Piala FA. Itu merupakan prestasi monumental yang tidak akan terlupakan di daerah ini,” kata Botterill dilansir bbc . “Roberto Di Mateo membalikan keadaan di tahun yang mengecewakan bagi The Blues saat ini. Tapi, dia mampu memberikan hadiah tertinggi di dunia bagi sepakbola London Barat,” sambungnya.
 
Kesuksesan Chelsea ini membuat London menjadi ibu kota negara keenam yang berhasil menggelar parade juara Liga Champions. Namun, pencapaian ini harus dilakukan dengan tiga kali kesempatan. Sebelumnya, Arsenal yang pernah mencapai final pada 2006, harus takluk atas Barcelona dan dua tahun kemudian Chelsea dipermalukan Manchester united. Sehingga, perjungan Chelsea kali ini merupakan hal yang sangat bersejarah bagi kota London.

Meski demikian, Ibu kota negara Spanyol (Madrid), menjadi pemimpin peraih gelar tertinggi di eropa. Itu berkat raihan sembilan gelar dari klub raksasa Eropa Real Madrid. Terbanyak kedua di tempati kota Amsterdam berkat Ajax Amsterdam dengan torehan empat gelarnya pada 1971, 1972, 1973 dan 1995. Sedangkan, Benfica pada 1961 dan 1962, membawa kota Lisbon memiliki dua gelar Liga Champions untuk negaranya Portugal.

Kini, London bergabung dengan Bucharest (Rumania) setelah Steaua Bucuresti meraih gelar liga Champoins pada 1986. Selain itu, FK Crvena Zvezda juga membawa satu gelar ke kota Belgrade (Serbia) pada 1991. Ada beberapa ibu kota besar di Eropa yang gagal mempersembahkan gelar untuk negaranya. Sepeti Belgrade, FK Partizan Beograd (1966), Athena, Panathinaikos FC (1971) dan Roma, AS Roma (1984), merupakan klub ibu kota negara yang kehilangan kesempatan di partai puncak Liga Champions.


 Pemenangan Klub Ibu kota di Liga Champions
9 - Madrid
4 - Amsterdam
2 - Lisbon
1 - Belgrade, Bucharest, London