LONDON - Keberhasilan Chelsea mencatatkan diri sebagai
jawara baru Liga Champions setelah menghempaskan Bayern Munchen, 1-1 (4-3) di
Alianz Arena,(19/5), membuat kota London membiru. Pesta Parade pun di gelar The Blues, julukan Chelesea, mengelilingi
wilayah Fulham.
Pencapaian Chelsea di Liga Champions musim ini, merupakan gelar
perdana dan pertama kalinya klub ibu kota Inggris itu mengangkat Piala bergengsi
di Eropa. Suka cita yang dirasakan para punggawa The Blues, terlihat membahana. Apalagi, Parade perayaan itu bisa membirukan
kota London yang sekaligus mencatatkan sejarah menggelar pesta terbesar
Prosesi perayaan ini dimulai dari pintu masuk barat stadion Stamford
Bridge. Rombongan The Blues langsung menyusuri jalan ke arah timur sepanjang
Jalan Fulham dan belok kanan ke Hortensia Road. Setelah itu, mereka menyusuri King's
Road dan New Road King. Disana, Frank Lampard dkk yang berada di atas bus yang
tidak menggunakan atap berhenti untuk berpesta bersama para fans selama kurang
lebih 30 menit di El Brook Common. Parade berakhir di Parsons Green.
Kemenangan Chelsea di pentas benua biru ini,
disambut hangat oleh penduduk kota London. Selama mengelilingi sekitar London
Barat, fans The Blues turut hadir dan
meramaikan susasan sepanjang jalan-jalan yang dilintasi bus tersebut.
Menurut Anggota Dewan Nick Botterill, wakil pemimpin otoritas, dia sangat mendukung penuh parade dilakukan di daerah
sekitarnya. Sebab, ini merupakan sejarah baru bagi kota London yang merayakan
pesta untuk pertama kalinya dalam 57 tahun Liga Champions di adakan.
“Ini akan teringat selamanya sebagai tahun dimana The blues meraih mimpi di tingkat Eropa. Chelsea mencatatkan sejarah
dengan raihan Liga Champions dan Piala FA. Itu merupakan prestasi monumental
yang tidak akan terlupakan di daerah ini,” kata Botterill dilansir bbc . “Roberto Di Mateo membalikan
keadaan di tahun yang mengecewakan bagi The
Blues saat ini. Tapi, dia mampu memberikan hadiah tertinggi di dunia bagi sepakbola
London Barat,” sambungnya.
Kesuksesan Chelsea ini membuat London menjadi ibu kota negara
keenam yang berhasil menggelar parade juara Liga Champions. Namun, pencapaian
ini harus dilakukan dengan tiga kali kesempatan. Sebelumnya, Arsenal yang pernah
mencapai final pada 2006, harus takluk atas Barcelona dan dua tahun kemudian
Chelsea dipermalukan Manchester united. Sehingga, perjungan Chelsea kali ini merupakan
hal yang sangat bersejarah bagi kota London.
Kini, London bergabung dengan Bucharest (Rumania) setelah Steaua Bucuresti meraih gelar liga Champoins pada 1986. Selain itu, FK Crvena Zvezda juga membawa satu gelar ke kota Belgrade (Serbia) pada 1991. Ada beberapa ibu kota besar di Eropa yang gagal mempersembahkan gelar untuk negaranya. Sepeti Belgrade, FK Partizan Beograd (1966), Athena, Panathinaikos FC (1971) dan Roma, AS Roma (1984), merupakan klub ibu kota negara yang kehilangan kesempatan di partai puncak Liga Champions.
Pemenangan Klub Ibu kota di Liga Champions
9 - Madrid
4 - Amsterdam
2 - Lisbon
1 - Belgrade, Bucharest, London

Tidak ada komentar:
Posting Komentar