Cari Blog Ini

Minggu, 20 Mei 2012

London Membiru


LONDON -  Keberhasilan Chelsea mencatatkan diri sebagai jawara baru Liga Champions setelah menghempaskan Bayern Munchen, 1-1 (4-3) di Alianz Arena,(19/5), membuat kota London membiru. Pesta Parade pun di gelar The Blues, julukan Chelesea, mengelilingi wilayah Fulham.

Pencapaian Chelsea di Liga Champions musim ini, merupakan gelar perdana dan pertama kalinya klub ibu kota Inggris itu mengangkat Piala bergengsi di Eropa. Suka cita yang dirasakan para punggawa The Blues, terlihat membahana. Apalagi, Parade perayaan itu bisa membirukan kota London yang sekaligus mencatatkan sejarah menggelar pesta terbesar

Prosesi perayaan ini dimulai dari pintu masuk barat stadion Stamford Bridge. Rombongan The Blues langsung menyusuri jalan ke arah timur sepanjang Jalan Fulham dan belok kanan ke Hortensia Road. Setelah itu, mereka menyusuri King's Road dan New Road King. Disana, Frank Lampard dkk yang berada di atas bus yang tidak menggunakan atap berhenti untuk berpesta bersama para fans selama kurang lebih 30 menit di El Brook Common. Parade berakhir di Parsons Green.

Kemenangan Chelsea di pentas benua biru ini, disambut hangat oleh penduduk kota London. Selama mengelilingi sekitar London Barat, fans The Blues turut hadir dan meramaikan susasan sepanjang jalan-jalan yang dilintasi bus tersebut.
 
Menurut Anggota Dewan Nick Botterill, wakil pemimpin otoritas, dia sangat mendukung penuh parade dilakukan di daerah sekitarnya. Sebab, ini merupakan sejarah baru bagi kota London yang merayakan pesta untuk pertama kalinya dalam 57 tahun Liga Champions di adakan.

“Ini akan teringat selamanya sebagai tahun dimana The blues meraih mimpi di tingkat Eropa. Chelsea mencatatkan sejarah dengan raihan Liga Champions dan Piala FA. Itu merupakan prestasi monumental yang tidak akan terlupakan di daerah ini,” kata Botterill dilansir bbc . “Roberto Di Mateo membalikan keadaan di tahun yang mengecewakan bagi The Blues saat ini. Tapi, dia mampu memberikan hadiah tertinggi di dunia bagi sepakbola London Barat,” sambungnya.
 
Kesuksesan Chelsea ini membuat London menjadi ibu kota negara keenam yang berhasil menggelar parade juara Liga Champions. Namun, pencapaian ini harus dilakukan dengan tiga kali kesempatan. Sebelumnya, Arsenal yang pernah mencapai final pada 2006, harus takluk atas Barcelona dan dua tahun kemudian Chelsea dipermalukan Manchester united. Sehingga, perjungan Chelsea kali ini merupakan hal yang sangat bersejarah bagi kota London.

Meski demikian, Ibu kota negara Spanyol (Madrid), menjadi pemimpin peraih gelar tertinggi di eropa. Itu berkat raihan sembilan gelar dari klub raksasa Eropa Real Madrid. Terbanyak kedua di tempati kota Amsterdam berkat Ajax Amsterdam dengan torehan empat gelarnya pada 1971, 1972, 1973 dan 1995. Sedangkan, Benfica pada 1961 dan 1962, membawa kota Lisbon memiliki dua gelar Liga Champions untuk negaranya Portugal.

Kini, London bergabung dengan Bucharest (Rumania) setelah Steaua Bucuresti meraih gelar liga Champoins pada 1986. Selain itu, FK Crvena Zvezda juga membawa satu gelar ke kota Belgrade (Serbia) pada 1991. Ada beberapa ibu kota besar di Eropa yang gagal mempersembahkan gelar untuk negaranya. Sepeti Belgrade, FK Partizan Beograd (1966), Athena, Panathinaikos FC (1971) dan Roma, AS Roma (1984), merupakan klub ibu kota negara yang kehilangan kesempatan di partai puncak Liga Champions.


 Pemenangan Klub Ibu kota di Liga Champions
9 - Madrid
4 - Amsterdam
2 - Lisbon
1 - Belgrade, Bucharest, London


Tidak ada komentar:

Posting Komentar